Bukti Seorang Ngon A Djam

Tampil di sekitar 20.000 penonton kemarin, Laskar Sriwijaya bermain ngotot dengan mengurung pertahanan Persela dari awal sampai akhir. Serangan demi serangan dilancarkan Kayamba dan kawan-kawan secara silih berganti dari lini per lini. Tapi pertahanan grendel yang diterapkan oleh M. Basri dengan memasangan 5 pemain bertahan di lini belakang membuat SFC kewalahan.

Sebaliknya melalui serangan balik yang cepat Laskar Joko Tingkir berhasil mencuri gol terlebih dahulu di menit 31 babak pertama lewat kaki Dicky Firasat. Mantan striker Persib ini berhasil melesakkan tendangan kaki kiri yang keras dengani jarak 25 meter dari gawang Dede Sulaiman.

Di babak kedua, untungnya berhasil keluar dari gaya permainan Persela. SFC terus bermain cepat dan akhirnya kebuntuan terpecahkan oleh tendangan bebas Ngon A Djam, pada menit 62′. Pertandingan pun berlangsung makin seru, dengan tidak mengendorkan serangan sekali lagi Ngon berhasil membobol gawang Persela yang dikawal Choirul Huda. Kedudukan 2-1 pun tidak berubah untuk kemenangan Laskar Sriwijaya.

Hasil ini sendiri tentunya membawa SFC naik kejajaran big four. Hal ini bisa terjadi setelah di pertandingan lain Persik dikalahkan Persib 3-1. Sebuah modal penting tentunya dalam partai selanjutnya melawan Persija, yang jelas bukan tim sembarangan.

http://sriwijaya.wordpress.com

%d blogger menyukai ini: