Cuci Motor Gratis, Bonus Didepan Mata

Pengalaman ini kudapatkan pada saat mudik ke kampung halaman beberapa waktu yang lalu. Berawal dari JJS (Jalan-Jalan Sore “pepatah anak gaul”-red) bersama teman saya mengelilingi kota Lahat pake motor. Karena keasyikan keliling, cacing didalam perut berteriak minta jatah, rem motor lalu diinjak tepat didepan warung bakso le’ Tok “salah satu bakso paling mantap rasanya di kota Lahat”, tanpa basa basi, langsung pesan dua mangkok tanpa mie plus es campur dua gelas besar. Tak lama kemudian yang dipesan datang juga, crot..crot..crot… bunyi saos keluar dari sarangnya, giliran selanjutnya si hitam manis alias kecap turut bergabung berbaur dengan saos di dalam mangkok, tinggal ditambah cabe lalu diaduk rata, si lidah rupanya tak tahan lagi ingin mencicipi makanan enak ini, karena selama ini ia tidak pernah menemui rasa yang semantap ini di “SEBERANG” sana.

Hirupan kuah pertama akhirnya melewati tenggorokan juga. Wah…. ternyata rasanya sedikitpun tidak berubah masih mantap seperti dulu, walau ukuran baksonya sedikit diperkecil, tidak mengurungkan niatku untuk segera menghabiskan makanan enak ini. Saking lahapnya makan, satu mangkok bakso yang dipesan tadi habis dalam waktu kurang dari lima belas menit. Keringat berkucuran kemana-mana, akibatnya tiga lembar tisu jadi korban. Mulut teman saya berubah jadi komat kamit, bukan karena kemasukan jin atau lagi baca mantra biar si le’ Tok nya jadi baik supaya nggak usah bayar… Tapi itu akibat ulah si cabe ijo sialan… Untung saja es campur sudah siap sedia diatas meja, tanpa pikir panjang…glek…glek…glek… satu gelas es campur langsung dia hajar.

Karena enggak mau menyia-nyiakan waktu, kami langsung cabut dari tempat itu untuk melanjutkan JJS kami. Tujuan selanjutnya adalah salah satu tempat favorit saya, yaitu kawasan benteng dan sungai Lematang, karena kalau sore tempat itu dijadikan tempat kumpul para remaja.

Pas sampai di kawasan Lematang, senang rasanya bisa dapat kembali memandangi salah satu sungai terpanjang di pulau Sumatera tersebut. Tapi setelah diperhatikan secara seksama tanpa kacamata, karena mata saya diperiksa terakhir masih normal, kayaknya ada sedikit perubahan disana… kok orang-orang ngumpul di pinggir sungai nya langsung, ada yang aneh nih kayaknya, jangan-jangan ada orang hanyut nih. Daripada penasaran, langsung ke TKP mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya disana. Tapi sebelumnya kepikiran mendingan aku “Jepret” dulu saja dari atas.

Lematang

Pas sampai ke TKP, eh… nggak tahunya yang kelihatan ramai dari atas tadi rupanya orang-orang sedang nyuci motor bareng. Wahhh… dikira’in ada apa, bikin kaget orang saja.

Lematang_1

Setelah dipikir-pikir, asyik nih kayaknya nyuci motor massal, teman saya melirik tanda “setuju”. Tanpa pikir panjang lagi akhirnya motor saya ikut nyemplung gabung sama motor yang lainnya dan langsung dimandikan sepuasnya.

Lematang_3

Waduhhh… capek juga ternyata, tapi nggak sia-sia karena si motor akhirnya kinclonk lagi. Sambil nunggu body motor kering, aku manfaatkan waktu luang tersebut untuk “jeprat” “jepret” pemandangan di sekitar, hitung-hitung cuci motor gratis dapat bonus cuci mata.

Wah… ternyata Kota ku memang indah. Aku merasa sangat bersyukur mempunyai kota seindah ini. “I LOVE LAHAT”.

_______________
Bonus Hasil Jepretan :

Lematang_4

Lematang_6

Lematang_7

Lematang_8

Hasil jepretan ini aku persembahkan untuk warga Kabupaten Lahat, khususnya yang jauh diperantauan, semoga bisa menjadi pengobat rindu terhadap Bumi Seganti Setungguan yang kita cintai ini, sehingga akan memupuk rasa cinta terhadap tanah kelahiran kita.


By. Bujang Lahat
Email : indra_lhy@yahoo.co.id
Photo Flickr : http://www.flickr.com/photos/bujanglahat

7 Tanggapan

  1. heuheuheuh nice story,,, serasa baca Nondek (novel pendek)

    eh btw salam kenal dari saya mas,,, keyno

    salam ngacir🙂

  2. hehehhehe.. assyikk juga….

  3. asyik banget tuh, jadi inget kampung halaman ….

  4. aiii…Jalan2 sore nih…Ngecengin Cew kayak nya…🙂

    Duuh da KangeN maen di Sungi Lematang itu
    kapan Yah bisa ksna lagi? kl sekarang gimana TUh Kabar sungi?

  5. salam adha..gimana pengorbanan dan kehidupan lebih bermakna..

  6. PENGOBATAN TRADISIONAL GURAH DARAH

    Pengobatan Gurah Darah adalah pengobatan traditional sejak nenek moyang terdahulu dengan cara membuang darah kotor yang banyak mengandung penyakit dan zat zat kimia dalam tubuh kita.

    Dengan di buangnya darah kotor dalam tubuh kita maka dengan pastinya tubuh kita akan bersih dari penyakit, AWET MUDA dan sehat.

    Gurah darah hanya di lakukan 4 kali seumur hidup Dan tidak menggunakan Obat-Obatan.

    Berikut berbagai penyakit yang bisa disembuhkan :

    * Sakit kepala
    * Hypertensi, Stroke
    * Reumatik
    * Asam urat
    * Ambeien
    * Insomnia
    * Gangguan otot, dll
    * Sakit tulang belakang
    * Kesemutan
    * Gatal – gatal dan bisul
    * lemah ingatan
    * masuk angina
    * Menambah nafsu SEX
    * Impotensi

    Pengobatan Gurah Darah ini hanya ada di Kabupaten Lahat Sumatra Selatan dan tidak pernah membuka cabang dimanapun.

    Pendaftaran : Rp. 50.000

    Informasi lebih lengkap silahkan Hubungi : Bpk Ronald

    Hp : 62.81905159326


  7. Selam suhok, nerucop, betimpas, nyebrang, sampai ninjak dasar. itu pehulehan gi budak di ayek lematang.! Lah ade ngaseka ncantom san di pucuk jerambah gantong? Ame lom cukalah kudai mumpong gi ade. Oy mang gi ade batu napal di benteng tu? Jangan banyak ige warung di pingger ayek tu. Dimak gale nginaknye, Lah lok kalangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: